Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2012

4 Kuadran Penghasilan

Dari Kuadran manakah penghasilan Anda?

Empat cara memperoleh penghasilan

Pernahkah Anda memikirkan dari kuadran mana penghasilan Anda?. Dan bagaimana jika sumber penghasilan Anda terputus?. Sebagian besar penduduk di dunia ini memperoleh penghasilannya dengan cara bekerja dengan orang lain. Mereka mendapat upah tiap bulannya. Sebagian besar lagi ada yang menjadi pedagang, petani, pengusaha, dsb.

Ada sebuah referensi buku yang sangat kami rekomendasikan untuk di baca, khususnya bagi Anda yang ingin meningkatkan penghasilan. Judul bukunya “The Cashflow Quadrant” karangan Robert T. Kiyosaki.

Beliau seorang mantan pengusaha dan seorang ahli investasi. dari Amerika Serikat. Beliau adalah guru-gurunya orang kaya di dunia. Seorang keturunan Jepang berkebangsaan Amerika. Buku The Cashflow Quadrant adalah sebuah buku Best Seller di dunia. Anda akan sangat mudah menemukannya di toko-toko buku besar seperti GRAMEDIA.

Di dalam bukunya beliau mengatakan bahwa ada empat pola manusia memperoleh penghasilan yakni:

    Pola E (Employee/Karyawan)
Di pola ini serimg di sebut sebagai pola karyawan, yaitu orang yang bekerja dengan orang lain. Biasanya mereka mendapatkan gaji tiap bulannya. mereka membarterkan waktu dan tenaganya. Contoh : Direktur, manajer, buruh

    Pola S (Self Employee/Bekerja sendiri)

Di pola ini sering di sebut juga sebagai pekerja lepas, mereka bekerja dengan dirinya sendiri. Biasanya mereka memiliki usaha-usaha kecil. Mereka tidak bekerja dengan orang lain. Contoh : Dokter, Pengacara, pemilik toko dsb.

    Pola B (Bussines Owner/Pemilik Usaha)

Di pola ini merupakan pola para konglomerat/konglomerasi, yakni parapengusaha-pengusaha besar. Yang mana mereka mempekerjakan orang lain dalam menjalankan usahanya. Biasanya usaha yang mereka jalankan memiliki sistem sehingga dia tidak perlu terlibat langsung. Untuk berada di pola ini kita harus memiliki modal yang sangat besar. Contoh Perusahaan bersistem : Carrefour, matahari department store, Indofood, bank BCA dsb.

    Pola I (Investor/penginvestasi)

Di pola ini seseorang hanya menginvestasikan uangnya kepadaperusahaan-perusahaan dengan cara membeli saham. Selain itu ada jugaorang yang menginvestasikan uangnya di bank. Jika Anda mendapatkan penghasilan dari pola ini, itu berarti uang telah bekerja untuk Anda. Anda tidak perlu bekerja untuk mendapatkan uang. Dengan demikian, bagi mereka yang berada di pola ini mereka memiliki waktu yang banyak untuk keluarga. Selain itu mereka memiliki kebebasan uang, waktu dan pikiran. Tidak heran jika orang di pola ini memiliki gaya hidup mewah, sering berlibur keluar negeri, bermain golf, dan jalan-jalan di mall pada saat orang-orang lain bekerja di kantor.

Robert T. Kiyosaki membagi empat pola itu menjadi dua kuadran besar, yakni kuadran kiri dan kuadran Kanan. kuadran Kiri terdiri dari E (Employee) dan S (Self Employee) sementara di kuadran kanan terdiri dari B (Business Owner) dan I (Investor).

Apa yang membedakan dua kuadran ini, bisa di ilustrasikan sebagai berikut :
Kuadran Kiri (Penghasilan Aktif), 90% orang di dunia berada di kuadran ini.

Di kuadran ini, untuk mendapatkan penghasilan kita harus bekerja. Dengan BEKERJA kita memperoleh PENGHASILAN/UANG, dengan penghasilan itu kita bisa mewujudkan RENCANA MASA DEPAN. Mungkin rencana masa depan anda ingin menyekolahkan anak ke sekolah yang terbaik. atau jalan-jalan keluar negeri. Tidak ada yang salah dengan pola kerja seperti ini, tetapi mengandung sebuah resiko.

Resiko yang akan ditimbulkan yakni, apabila suatu saat nanti kita tidak bisa bekerja lagi. Entah itu dikarenakan perusahaan tempat kita bangkrut, di PHK, faktor usia, atau mungkin sakit berkepanjangan. Jika hal ini terjadi berarti secara otomatis PENGHASILAN pun terputus, dengan tidak adanya penghasilan maka RENCANA MASA DEPAN kita menjadi sebuah tanda tanya besar. kelangsungan hidup akan menjadi kacau. Biaya sekolah anak akan terputus, dan rencana lain pun tidak akan mungkin bisa terealisasi.

Jika ini menjadi hal yang di takutkan coba Anda melihat kuadran yang lain yang mungkin akan menjadi solusi bagi kehidupan Anda.

Kuadran Kanan (Penghasilan Pasif), 10% orang di dunia berada di kuadran ini.

Pola kerja kuadran ini sangat berbeda dengan kuadran kiri. di kuadran ini kita di ajak untuk membangun sebuah ASET. Dari ASET yang telah di bangun, nantinya akan menjadi sumber penghasilan Anda. Di kuadran ini kita juga awalnya harus BEKERJA juga, namun kerja yang dilakukan adalah membangun ASET.

ASET bisa diartikan sebagai sesuatu yang bisa memberikan penghasilan kepada Anda. Jika kita lihat secara sepintas mungkin tidak jauh berbeda dengan pola di kuadran kiri. Jika suatu saat nanti, ASET Anda telah terbentuk, maka ASET Anda akan memberikan penghasilan yang terus menerus. Penghasilan ini tidak akan pernah berhenti walaupun Anda tidak terlibat didalamnya. Dengan artian, walaupun Anda telah memutuskan untuk berhenti bekerja, maka ASET memberikan penghasilan kepada Anda. Dengan begitu maka rencana masa depan Anda pun lebih terjamin.

Menarik bukan jika Anda memiliki sebuah ASET yang nantinya dari ASET tersebut akan memberikan penghasilan terus menerus kepada Anda. Anda bisa melakukan apapun yang Anda mau. Yang pastinya, Anda akan Bebas Waktu dan Bebas Financial.

Lalu mungkin yang menjadi pertanyaan besar di benak Anda bagaimana caranya membangun sebuah ASET, agar ASET yang dibangun akan memberikan penghasilan terus menerus.

Untuk Pendaftaran & Informasi Selengkapnya, Silahkan hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
HP: +62 856 36 26 166

Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!

3 Cara Membangun ASET

3 Cara Membangun ASET

Apakah ASET itu?
ASET adalah sesuatu yang bisa menghasilkan uang. Jika Anda memiliki sebuah kendaraan, lalu kendaraan tersebut Anda sewakan ke orang lain. maka kendaraan tersebut akan memberikan penghasilan untuk Anda. Itulah contoh ASET dalam bentuk yang sederhana.

ASET dapat di bedakan menjadi dua yaitu ASET dalam bentuk materi dan Bisnis. ASET dalam bentuk materi seperti rumah atau kendaraan yang di sewakan. Namun dalam hal ini kita akan membahas ASET dalam bentuk Bisnis. Menurut Robert T. Kiyosaki, bukan uang yang membuat kita kaya akan tetapi ASET lah yang membuat kita kaya. Mengapa demikian karena kekayaan akan habis sementara ASET akan menambahkan kekayaan.

Jika anda belum memiliki sebuah ASET, mulailah dari sekarang untuk membangunnya. Karena dalam membangun sebuah ASET di butuhkan waktu yang cukup lama. Membangun sebuah ASET memang tidak semudah seperti kita membalikkan telapak tangan, tetapi sangat mungkin untuk dilakukan.

Banyak orang beranggapan bahwa dalam membangun sebuah usaha di butuhkan modal yang sangat besar. Hal ini tidaklah salah, tapi ada cara lain dalam membangun usaha dengan modal yang relatif kecil. Paradigma kuno seperti ini harusnya sudah tidak ada lagi di pikiran kita, karena sudah banyak bukti usaha yang awalnya dilakukan dengan modal amat relatif kecil dan berhasil.

Di buku The Cashfolw Quadrant, di katakan bahwa ada 3 cara kita membangun ASET dalam bentuk bisnis yakni :

1. PERUSAHAAN BERSISTEM
2. WARALABA/FRANCHISE
3. WARALABA PRIBADI/PERSONAL FRANCHISE.
Berikut akan saya jelaskan secara ringkas perbedaan dari ketiga cara membangun aset ini.

1. Perusahaan Bersistem/konvensional
Untuk membangun sebuah perusahaan bersistem/konvensional, Anda biasanya harus memiliki modal yang sangat besar. Karena Anda akan mempekerjakan karyawan, dan membangun sebuah sistem di dalamnya. Selain modal yang besar, Anda juga akan di hadapkan dengan keahlian spesifik yang nantinya untuk dipergunakan dalam membangun sistem bisnis Anda. Anda juga butuh tempat untuk membuka usaha, tempat yang strategis sangat menentukan kelangsungan bisnis Anda. Selain itu Anda juga membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mengembangkan bisnis Anda. Rata-rata sebuah perusahaan akan menjadi berkembang setelah melewati masa kurun waktu 10 tahun. Tidak heran jika Anda melihat profil perusahaan-perusahaan besar di indonesia bahkan dunia rata-rata berumur lebih dari sepuluh tahun.

Mengapa perusahan konvensional/bersistem dapat memberikan penghasilan pasif (Passive Income) bagi pemiliknya. Hal ini dikarenakan sistem yang mereka bangun telah berjalan dengan baik. Sistem yang di kerjakan oleh karyawannya memungkinkan pengusaha untuk diam di rumah menonton TV, atau jalan-jalan keluar negeri. Sebagai contoh, pemilik sebuah perusahaan tidak perlu membuka pabriknya di pagi hari atau sekedar membersihkannya, karena sudah ada orang yang bertugas dibagian itu. Atau pemilik pabrik tidak perlu repot-repot mengurusi keuangan di perusahaannya karena sudah ada staff yang mengurusnya.

Beberapa contoh perusahaan bersistem di indonesia adalah : Carrefour, Indofood, bank BCA.

2. Waralaba/Franchise
Mungkin ada di antara kita yang sering melihat sebuah toko swalayan alfamart dan indomaret. Dua perusahaan ini adalah rajanya bisnis franchise toko swalayan di indonesia.Hampir di pelosok wilayah dapat kita jumpai toko ini. Alfamart dan Indomaret merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan sistem franchise. Bagi Anda yang memiliki modal yang cukup besar, Anda bisa membeli franchisenya. selanjutnya Anda tinggal menyiapkan tempat untuk toko swalayan ini. dari setiap barang yang terjual Anda akan mendapat persentasenya. Anda tidak perlu lagi memikirkan cara proses penjualannya, karena sudah ada sistem yang berjalan dan telah teruji keberhasilannya.

Selain Alfamart dan Indomaret, ada satu lagi Franchise yang amat terkenal di dunia yakni KFC (kentucky Fried Chicken) dan MC Donalds. Kedua perusahaan Ini merupakan rajanya franchise di bidang Fastfood. Jika anda memiliki Franchise ini, Anda tidak perlu bingung bagaimana cara menggoreng Ayamnya, atau memikirkan bumbu apa yang harus di gunakan, karena semua sudah ada sistem yang mengaturnya. Anda hanya tinggal duduk manis di rumah dan memperoleh penghasilan tiap bulan.

Namun sayangnya, untuk membeli sebuah perusahaan Franchise tidaklah mudah, tidak semua orang bisa membelinya. karena harus mengeluarkan biaya yang besar.

3. Waralaba Pribadi/Personal Franchise
Jika dari segi finansial anda tidak memiliki modal yang cukup. atau Anda juga tidak memiliki pengalaman dalam berbisnis, waralaba Pribadi mungkin akan menjadi solusi bagi Anda. Mengapa Waralaba Pribadi?, lewat usaha ini modal yang akan di keluarkan relatif kecil. Modal yang dikeluarkan hanya untuk membeli ijin usahanya saja. Anda tidak perlu menyiapkan tempat atau armadanya, selain itu Anda juga bisa melakukan bisnis ini diparuh waktu tanpa harus meninggalkan pekerjaan, Anda bisa menjalankannya setelah jam pulang kantor.

Di waralaba Pribadi anda akan di ajarkan bagaimana caranya membangun sebuah aset. Akan ada rekan/tim kerja yang siap mendukung dan membantu Anda. Selain ada tim yang siap membantu, akan adapula sebuah sistem pengajaran berkesinambungan yang di siapkan untuk melatih Anda. Untuk penjelasan lebih detail tentang Waralaba Pribadi anda bisa mengklik topik "Personal Franchise” di blog ini

Berikut gambaran umum tentang perbandingan 3 sistem bisnis diatas.
Jika Anda perhatikan dengan seksama, bahwa jelas sekali perbedaan dari ketiga cara membangun aset dalam bentuk bisnis. Anda bisa memilihnya sesuai dengan keuangan yang Anda miliki. Berikut saya jelaskan secara singkat dari tabel di atas.


1. Perusahaan Bersistem
Bila anda membangun sebuah perusahaan bersistem, maka modal yang anda keluarkan sangatlah besar. Jika modal yang di keluarkan besar maka resiko yang akan di tanggungpun juga besar. Selain itu, untuk membangun sebuah perusahaan bersistem Anda harus memiliki tempat tertentu dan waktu tertentu dalam menjalankannya. Dan yang terakhir Anda harus memiliki keahlian dalam mengembangkan usaha, karena Anda diharuskan untuk membangun sebuah sistem sendiri.

2. Franchise/Waralaba
Dalam membangun sebuah Aset di bisnis waralaba, Anda harus memiliki modal yang cukup besar, karena anda harus membeli sistemnya. Jika modal yang kita tanamkan besar maka resiko yang akan kita tanggungpun akan semakin besar. Selain itu, kita juga butuh tempat tertentu dan waktu tertentu dalam menjalankan bisnis waralaba ini. Namun yang menarik dari bisnis waralaba ini adalah sudah ada sistemnya. Kita tidak perlu memiliki keahlian khusus dalam menjalankan bisnis ini. Sistem yang di buat oleh perusahaan waralaba telah terbukti keberhasilannya.

3. Personal Franchise/Waralaba Pribadi
Di Personal Franchise Anda tidak perlu mengeluarkan modal besar ,ataupun memiliki keahlian khusus. Modal di bisnis ini sangatlah Kecil, dengan begitu maka resiko yang di tanggungpun relatif kecil. Selain itu Anda juga bisa menjalankan usaha ini kapanpun dan dimanapun. Fleksibilitas waktulah yang membuat banyak profesional ikut menjalankan bisnis ini. Anda tidak perlu fulltime untuk menjalankannya karena bisa dijalankan di paruh waktu anda, semisal sehabis pulang kantor, pulang kuliah dsb. Di Personal Franchise sudah Ada sistemnya, Anda tidak perlu bersusah payah membangun sistem bisnis Anda sendiri.

Untuk Pendaftaran & Informasi Selengkapnya, Silahkan hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
HP: +62 856 36 26 166
Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!

Personal Franchise

Mengapa Personal Franchise?

Personal Franchise atau yang sering disebut Network Marketing, adalah sebuah konsep pemasaran produk dari sebuah perusahaan ke konsumen secara langsung. Pada umumnya perusahaan konvensional memasarkan produknya melalui jalur-jalur distribusi yang amat panjang.

Berbeda dengan sistem konvensional, di konsep Network Marketing, produk yang di pasarkan tidak melalui jalur distribusi yang panjang. Konsumen bisa membelinya langsung dari pabrik melalui distributor. Konsumen pun juga bisa menjadi seorang distributor. Keuntungan yang akan di dapatkan jika seorang konsumen menjadi distributor selain harganya yang murah juga akan mendapatkan penghasilan.

Berikut gambaran jalur distribusi konvensional:
Coba Anda bayangkan sebuah proses distribusi suatu produk bisa sampai ke tangan kita. Sangat panjang bukan?. Inilah sistem pemasaran konvensional dengan jalur-jalur distribusinya. Di bisnis konvensional, hanya orang-orang yang memiliki modal besarlah yang akan mendapatkan keuntungan, karena mampu membeli barang dalam partai besar.

Di bisnis Network Marketing, semua orang bisa mengambil keuntungan, Karena siapa saja bisa menjadi seorang distributor. Network marketing merupakan sebuah efisiensi konsep distribusi, Efisiensi ini memangkas jalur distribusi yang panjang. Dengan efisiennya jalur distribusi maka amat sulit produk ini bisa di palsukan.

Berikut gambaran Efisiensi konsep distribusi:Jika Anda perhatikan, Anda akan mendapatkan betapa efisiennya konsep ini. Dari setiap keuntungan itu akan di berikan langsung kepada distributornya. Tak heran jika sekarang banyak perusahaan mencoba untuk memasarkan produknya melalui Network Marketing.

Keuntungan yang akan kita dapat jika menjalankan bisnis Network Marketing adalah kita akan mendapatkan sebuah penghasilan yang tak terbatas. Semakin besar jaringan yang dibangun serta semakin banyak penjualan di dalam grup maka penghasilan anda pun akan semakin besar.

Berbeda dengan seorang penjual biasa, seorang distributor atau networker akan mendapatkan penghasilan yang akan terus menerus. Mengapa demikian? Karena mereka membangun jalur-jalur distribusi yang ribuan jumlahnya. Dan dari ribuan orang ini akan menghasilkan sebuah omset penjualan yang besar.
Selain itu, kelebihan dari Network marketing adalah Anda akan membentuk sebuah organisasi distribusi yang besar. dan dari setiap grup distribusi yang Anda bangun akan memberikan sebuah keuntungan.

Dengan konsep seperti ini maka kita akan mendapatkan sebuah efisiensi waktu dan dapat memaksimalkan Distribusi produk.

Untuk Pendaftaran & Informasi Selengkapnya, Silahkan hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
HP: +62 856 36 26 166


Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!

Solusi Belum Punya Keturunan

SOLUSI BELUM PUNYA KETURUNAN

Kemandulan adalah ketidak mampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi.

Kemandulan primer adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan), tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai, maka digunakan istilah kemandulan sekunder.

Sekitar 30-40% kasus disebabkan oleh faktor pria, seperti: Masalah pada sperma, impotensi, kekurangan hormon, polusi lingkungan.

Sedangkan 40-50% kemandulan disebabkan oleh faktor wanita: Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual, disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur), kelainan hormon, kekurangan gizi, kista ovarium, infeksi panggul, tumor, kelainan lendir servikal (lendir leher rahim), kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopi (saluran telur), kelainan pada tuba falopi.

NUTRISI TIANSHI UNTUK KEMANDULAN

Untuk Suami:
Nutrisi yang bisa membantu masalah kemandulan adalah Calcium Powder (Kalsium 1), Zinc Nutrient dan Cordyceps.

Untuk Istri:
Nutrisi yang bisa membantu adalah Kalsium 1, Vitality dan Zinc Nutrient.

(Jika istri juga mengkonsumsi cordyceps dan suami juga mengkonsumsi vitality juga tidak masalah).


KESAKSIAN KHASIAT NUTRISI TIANSHI

..Setelah 6 tahun tidak punya keturunan, kini hamil
Saya memperkenalkan produk Tianshi kepada sepasang suami istri yang sudah mendambakan keturunan lebih dari 6 tahun.
Saat itu saya merekomendasikan Kalsium 1, Zinc dan Cordyceps untuk sang suami dan Kalsium 1, Vitality dan Zinc untuk sang istri.
Tidak kurang dari 6 bulan setelah mengkonsumsi nutrisi tersebut, sang istri positif hamil, dan kini mereka sedang menanti kehadiran anak mereka. (Sebagaimana yang diceritakan oleh Lelantya kepada penyusun).
Pasangan kaya itu, kini mempunyai anak

Saya memperkenalkan produks Tianshi (Kalsium 1, Zinc, Vitality dan Cordyceps) kepada sepasang suami istri di Surabaya. Kalau dilihat kehidupannya mereka sangat mapan, hanya saja mereka tidak mempunyai anak.
Suatu hari, beberapa bulan kemudian, ketika saya sedang menginap di Surabaya, mereka datang dan mengunjungi saya hanya untuk mengucapkan terima kasih karena mereka kini sudah mempunyai keturunan. (Disarikan sebagaimana yang diceritakan dan telah dikonfirmasikan kepada Agus Trilaksono, Duta Merlin).

..Hamil setelah minum produk Tianshi
Setahun yang lalu saya menjalani operasi karena ada endometrosis. Dokter yang menangani saya berganti-ganti, dari dokter di Rawamangun hingga dokter di Purijaya. Dua dokter ini sama-sama bilang, agar saya menjalani penyuntikan setelah operasi karena ada darah yang menyebar di rahim saya.
Darah itu tak mau keluar meskipun saya sedang haid. Penyuntikan itu adalah jalan keluar agar darah yang dirahim bersih sehingga saya bisa hamil. Tapi waktu itu saya masih berpikir pada mahalnya biaya penyuntikan.
Saya sendiri kala itu belum menjadi member Tianshi. Baru ketika mertua saya sembuh dari penyakit yang dideritanya, saya masuk Tianshi. Karena bonus saya masih kecil, saya belum belikan produk Tianshi, bonus yang saya dapatkan terus terang untuk keperluan yang lain.
Secara kebetulan ada tante yang melihat penderitaan saya setiap kali haid. Memang setiap kali haid, sakitnya luar biasa. Bahkan saya sampai nyaris pingsan selama tiga hari pertama datangnya masa haid. Mungkin karena tante kasihan, dia menawarkan diri untuk membelikan produk Tianshi untuk saya. Kemudian saya minum Chitosan, Cordyceps, dan Kalsium 1 serta Kalsium 4.
Eh, belum sampai setengah botol habis saya sudah haid lagi, padahal bukan masanya saya haid. Jadi pata tanggal 30 saya haid, pada tanggal 10 bulan depannya saya mendapat haid lagi, padahal haidnya menakutkan, seperti kran baru dibuka, seluruh darah bergumpal keluar. Ngeri banget.
Rupanya darah yang terkumpul di rahim yang harusnya disuntik, telah keluar sendiri setelah minum produk Tianshi. Setelah keluar darah, badan saya terasa lebih enak.
Anehnya tanggal 7 bulan depannya lagi saya nggak haid lagi. Dua minggu terlambat haid, saya periksa ke dokter. Sungguh surprise dokter menyatakan saya positif hamil. Ini kehamilan pertama setelah tiga tahun saya menikah. Sungguh luar biasa. Dokter yang mengoperasi saya juga ikut kaget, karena kasus seperti saya kemungkinannya hanya 15%. Saya sekarang sudah ngidam lo, suka warna baju pink yang berpinggang.
(Ny. Eke Cahyanti (30), Srengseng Sawah, Jakarta Selatan – Sumber: Let’s fly, Edisi I Mei Juni).


KESAKSIAN PARA DOKTER
..Dr. Utin Tita Juniarti : Dapat Keturunan Setelah 7 Tahun
Dr. Utin pernah pula menangani pasangan yang ingin mendapatkan keturunan. Pasangan tersebut sudah menikah, tapi sayangnya, tak kunjung memperoleh keturunan. “Saya terapi mereka pakai Kalsium 1, Cordyceps, zinc, selama 3 bulan,” katanya. Selain pemberian suplemen, ia juga mengatur hubungan suami istri. Kapan pasangan ini harus berhubungan badan, karean masa ovum (sel telur) itu cuma 18 jam. Sedangkan sperma bisa bertahan sampai 3 hari. “Jadi, kalau masa suburnya hari Rabu dan berhubungan pada hari Senin, itu bisa jadi anak,” katanya.
Produk Tianshi kan meningkatkan kualitas sperma. Kualitas sperma akan terlihat pada kecepatan daya penetrasinya. Disinilah peran penting Kalsium. Jika rajin mengkonsumsi, maka Kalsium yang berada di luar sel telur itu akan menebal dan akan membentuk moncong pada kepala sperma. Kalsium pada dinding sel telur akan menjadi magnet yang menarik sperma. Begitu juga Kalsium pada moncong sperma menjadi kekuatan penembus dinding sel telur. Maka proses pembuahan pun terjadi.
“Setelah 3 bulan terapi, dua kali mens ia langsung hamil. Alhamdulillah juga, peranakannya nggak lemah,” tuturnya. Bayi yang dilahirkan pun sehat. Secara medis, kata Utin, Kalsium ini diketahui dapat mempengaruhi proses pembuahan.*

..Dr. Suriyanti : 18 Tahun Tidak Punya Anak.
Produk Tianshi ini bukan obat dewa. Tetapi, saya punya pengalaman yang sangat impresif. Ada sepasang suami istri di Banjarmasin, sudah 18 tahun menikah, tetapi belum punya anak. Karena dari kampung, memang tidak ada catatan medis. Tetapi, menurut kedokteran, jika tidak ada kelainan anatomi di pasangan tersebut, murni penyebabnya karena kesehatan umum, kondisi mineral tubuh tidak baik.
Kejadian ini, sekitar 4-5 bulan lalu. Hasilnya sangat mengejutkan, sekarang si wanita hamil masuk bulan keempat. Mereka saya sarankan mengkonsumsi Kalsium, Zinc, dan Cordyceps. Jadi, sekitar 1 bulan sudah ada hasilnya.

Hadi Waluyo
(Sponsor & Leader Anda)Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
HP: +62 856 36 26 166

Minggu, 26 September 2010

WELLNESS INDUSTRY - Era Bisnis Makanan Kesehatan

WELLNESS INDUSTRY

- Era Bisnis Makanan Kesehatan -

Industri yang akan booming tahun 2010 adalah bisnis dibidang makanan kesehatan/kebugaran. Peningkatan 91% dalam 20 tahun terakhir dengan melibatkan 53 juta orang di seluruh dunia. Bisnis ini menjadi trend yang mulai sangat diminati di dunia. Nilai Industri Global saat ini sudah mencapai 100 milyar USD. Luar biasa, bukan?

Walaupun pertumbuhannya sedemikian cepat, namun ini semua baru saja dimulai. Momentumnya akan terus berkembang dan peluangnya masih terbuka lebar untuk berada dalam tren bisnis ini.

THE WELLNESS BOOM / BABY BOOMER
Mengapa semua orang selalu membicarakan Peluang Bisnis Kesehatan?

Menurut ekonom dan penulis buku Profesor Paul Zane Pilzer, dalam satu dekade mendatang industri dibidang kesehatan berkembang secara fantastik.

BABY BOOMER adalah generasi trendsetter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak ekonomi global. Mereka yang membuat industri properti meledak, industri otomotif berkembang pesat, menggerakkan industri asuransi, komputer, dan internet.

Baby Boomer adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan. Mampu mendapatkan lebih banyak uang, dan memiliki daya beli tinggi. Mereka berada pada tingkat produktifitas tinggi.

Pada usia yang sangat produktif (37 sampai 55 tahun) mereka ingin lebih sehat (feel healthier), memperbaiki penampilan (look better), memperlambat penuaan (slow down aging), dan ingin mencegah berbagai macam penyakit (prevent diseases).

Pemerintah pun tidak mau generasi ini runtuh, karena di Amerika, jumlah mereka yang hanya 30% dari populasi bisa memberikan sumbangan GNP (Growth National Product) sampai 50%. Di Amerika, menurut Paul, generasi Baby Boomer menghabiskan US$ 200 miliar per tahun untuk produk perawatan kesehatan atau sekitar setengah dari angka belanja kendaraan. Paul memprediksi pada akhir 2010, belanja produk kesehatan generasi ini akan mencapai US$ 1,9 juta atau sekitar Rp 19 miliar per menit. Meningkat sekitar 500%.

Jadi, jika pada tahun 70-an, dunia dikejutkan dengan microwave, tahun 80-an industri video meledak, tahun 90-an, industri komputer dan internet merambah dunia, maka memasuki abad 21 ini, industri perawatan kesehatan (wellness industry) akan merajai dunia. Apalagi, tekanan persaingan, pola makan, dan polusi semakin tinggi.

Ini adalah sebuah Peluang! Munurut Paul, ada Empat pilihan,

Pertama, menjadi tenaga ahli (practitioner), mereka akan merasakan hasilnya dalam jangka waktu beberapa tahun mendatang. Syaratnya, harus dibekali dengan pendidikan. jadi, harus melakukan investasi dalam bentuk sekolah yang akan menghabiskan dana tidak sedikit dan waktu beberapa tahun. Lalu, mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.

Kedua, sebagai produsen (Manufacture). Tentu saja harus didukung dengan investasi jutaan, bahkan miliaran dolar Amerika untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riset, hak paten, pengangkutan barang dll.

Ketiga, penjual eceran juga berpeluang yang sangat menggiurkan. Tetapi tetap saja harus menyiapkan beberapa hal. Seperti, membayar lisensi, mampu bekerja tujuh hari seminggu, memiliki strategi iklan, dan membayar sejumlah karyawan.

Keempat, distributor. Dalam 30 tahun perkembangan bisnis di dunia, distributor adalah bagian rantai bisnis yang mendapat keuntungan paling besar. Sam Walton (pemilik Wall Mart), Fred Smith (Fedex), Josh Bishop (Arnazon.com). Mereka adalah distributor dengan cara yang selama ini dikenal masyarakat.

Distributor abad 21 ini akan menjadi miliarder dengan cara yang lebih cerdas. Yakni memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru dan memberikan informasi tentang cara penyalurannya. Yakni, dengan sistem Network Marketing.

Bisnis distribusi ini memang sangat mengendalikan kecepatan pikiran, dan penguasaan produk yang lebih baik. Pasar potensial adalah Baby Boomer. Di Amerika saja jumlah mereka sekitar 78 juta dengan uang tunai US$ 1 triliun. Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet muda, sehat, dan penuh vitalitas.

Sebuah pepatah dari Cheryl Russel: "Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan Baby Boomer". Apa anda masih mau menunda kesempatan untuk mengambil peluang ini sekarang dan jadi bagian didalamnya, atau membiarkannya lewat begitu saja? Anda yang memutuskan!

(Dikutip dari The Next Trillion karya Paul Zane Pilzer)


Hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
HP: +62 856 36 26 166

Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!

Welcome To Dunia Sukses TIENS Internasional....

Salam Sukses & Pasti Sejahtera.....

Tiens Internasional, sebagai perusahaan terkemuka saat ini, mengembangkan industri di bidang kesehatan yang sedang dan akan dibutuhkan oleh pasar. Juga memberikan peluang yang sangat besar dengan system distribusi yang memungkinkan setiap orang untuk berperan di dalamnya dan masuk sebagai keluarga besar Tiens Internasional yang sehat dan sejahtera.

Tiens Internasional menggabungkan resep-resep tradisi kerajaan Cina kuno dengan pengolahan modern dan hasilnya adalah produk-produk yang revolusioner. Manajemen mutu yang terjamin dan pengakuan, sertifikasi serta penghargaan-penghargaan produk yang luar biasa.

Tiens Internasional memiliki motto,“Menyehatkan Umat Manusia Dan Melayani Masyarakat.” Perkembangan perusahaan ini sangat mencengangkan dunia. Baru berdiri pada tahun 1992, namun pada akhir 2004 telah mendaftarkan produknya di lebih dari 180 negara di 5 benua. Sebuah perkembangan yang sangat pesat, karena perusahaan ini memiliki sistem manajemen yang kuat, produk-produk yang berkualitas, dan sistem perencanaan pemasaran yang menguntungkan, adil dan transparan.

Jika sebuah peluang besar ada didepan mata, dan “kapal besar” kesempatan telah siap, dimanakah kita memposisikan diri? Akankah sebagai penonton saja, ataukah ikut didalam “kapal besar” tersebut mengambil bagian dalam peluang?

Pilihan Ada Di Tangan Anda…!!!!

Oleh karena itu mari bergabung bersama kami untuk menjadi keluarga besar Tiens Internasional. Jangan tunggu lama-lama….

Hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: www.haditiens.blogspot.com
HP: +62 856 36 26 166

Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!